Recycle Circulating Oil untuk Sistem Pelumasan Industri

Recycle Circulating Oil merupakan oli yang dirancang untuk sistem pelumasan circulating oil pada berbagai peralatan industri. Oli bersirkulasi secara terus-menerus dari reservoir menuju komponen yang membutuhkan pelumasan dan kembali lagi ke reservoir, sehingga membutuhkan pelumas yang memiliki kestabilan dan kemampuan mempertahankan performa selama proses sirkulasi.

Tersedia dalam pilihan ISO VG 68, 100, 150, dan 220, oli ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan sistem berdasarkan desain peralatan, temperatur operasi, beban, serta rekomendasi produsen mesin.

Keunggulan Recycle Circulating Oil

Pelumasan Berkelanjutan

Sistem circulating oil membutuhkan oli yang dapat bersirkulasi secara konsisten untuk memberikan pelumasan pada berbagai komponen. Oli membantu menjaga permukaan komponen tetap terlumasi selama peralatan beroperasi.

Perlindungan terhadap Keausan

Oli membentuk lapisan pelumas pada permukaan komponen yang bergerak untuk membantu mengurangi gesekan dan keausan. Perlindungan ini penting pada sistem industri yang beroperasi secara kontinu.

Membantu Mengendalikan Temperatur

Selain memberikan pelumasan, oli yang bersirkulasi dapat membantu membawa panas dari area komponen menuju reservoir atau sistem pendinginan. Hal ini membantu mendukung kestabilan temperatur selama operasi.

Ketahanan terhadap Oksidasi

Pada sistem yang bekerja dalam waktu lama, oli mengalami paparan temperatur dan udara secara terus-menerus. Oli circulating yang memiliki stabilitas oksidasi yang baik dapat membantu mempertahankan kualitas pelumas dan mengurangi pembentukan deposit.

Pilihan ISO VG 68, 100, 150 dan 220

Produk ini tersedia dalam beberapa tingkat viskositas untuk memenuhi kebutuhan berbagai sistem circulating oil.

ISO VG 68

Memiliki viskositas lebih rendah dibandingkan grade lainnya. Dapat digunakan pada sistem yang membutuhkan oli dengan kemampuan mengalir lebih mudah dan viskositas sesuai spesifikasi peralatan.

ISO VG 100

Merupakan grade dengan viskositas menengah dan dapat digunakan pada berbagai sistem circulating lubrication yang membutuhkan tingkat viskositas tersebut.

ISO VG 150

Memiliki viskositas lebih tinggi dibandingkan ISO VG 100. Grade ini dapat digunakan pada aplikasi yang membutuhkan lapisan pelumas lebih tebal sesuai kondisi operasi dan desain sistem.

ISO VG 220

Merupakan grade dengan viskositas paling tinggi dalam pilihan ini. Dapat digunakan pada sistem yang membutuhkan oli dengan viskositas tinggi, sesuai dengan rekomendasi produsen peralatan.

ISO VG menunjukkan tingkat viskositas kinematik oli pada temperatur 40°C. Pemilihan grade harus disesuaikan dengan spesifikasi sistem dan kondisi pengoperasian.

Aplikasi Recycle Circulating Oil

Recycle Circulating Oil dapat digunakan untuk berbagai sistem pelumasan sirkulasi pada peralatan industri, seperti:

  • Sistem circulating lubrication
  • Gear dan bearing pada mesin industri
  • Sistem pelumasan mesin produksi
  • Peralatan manufaktur
  • Mesin pada industri baja dan logam
  • Sistem pelumasan pada berbagai peralatan industri yang membutuhkan circulating oil

Aplikasi aktual bergantung pada spesifikasi produk dan persyaratan dari produsen peralatan.

Pentingnya Oli pada Sistem Circulating Lubrication

Pada sistem circulating lubrication, oli tidak hanya digunakan sekali kemudian dibuang. Oli dipompa atau dialirkan secara terus-menerus melalui komponen yang membutuhkan pelumasan sebelum kembali ke reservoir.

Karena oli mengalami sirkulasi berulang, kondisi pelumas perlu dijaga agar tetap sesuai untuk digunakan. Kontaminasi oleh debu, air, partikel logam, atau produk hasil oksidasi dapat memengaruhi performa sistem.

Filtrasi dan pemeriksaan kondisi oli secara berkala dapat membantu menjaga kebersihan sistem serta mendukung umur pakai pelumas dan komponen.

Cara Memilih Circulating Oil yang Tepat

Pemilihan circulating oil harus dimulai dengan memeriksa rekomendasi produsen peralatan. Perhatikan grade viskositas, temperatur operasi, kecepatan mesin, jenis komponen yang dilumasi, serta kondisi lingkungan kerja.

Pilihan ISO VG 68, 100, 150, dan 220 memberikan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan sistem. Namun, penggunaan grade yang lebih tinggi tidak selalu berarti perlindungan yang lebih baik. Oli harus memiliki viskositas yang sesuai agar dapat bersirkulasi dengan baik sekaligus membentuk lapisan pelumas yang dibutuhkan.

Kondisi oli juga sebaiknya dipantau secara berkala untuk mengetahui adanya kontaminasi, perubahan viskositas, atau tanda-tanda oksidasi.

Kesimpulan

Recycle Circulating Oil ISO VG 68, 100, 150, dan 220 merupakan oli untuk sistem pelumasan sirkulasi pada berbagai aplikasi industri. Oli membantu memberikan pelumasan berkelanjutan, melindungi komponen dari keausan, membantu membawa panas, serta mendukung kestabilan sistem selama pengoperasian.

SigmaLube Indonesia menyediakan berbagai solusi pelumasan untuk kebutuhan industri. Pilih grade ISO VG yang sesuai dengan jenis peralatan, kondisi operasi, dan rekomendasi produsen untuk mendapatkan performa pelumasan yang optimal.

Scroll to Top